| Bandung: Journal of the Global South |
Kowloon Tong - Salah satu perguruan tinggi terkemuka di Hong kong, City University of Hong Kong, menerbitkan jurnal ilmiah bernama "Bandung: Journal of the Global South".
Seremoni peluncuran jurnal yang terinspirasi dari Konferensi Bandung pada 1955 itu dilakukan di Connie Fan Multi-Media Conference Room kampus City University, Kowloon Tong.
"Kami mendapatkan kehormatan, dengan dijadikannya Bandung sebagai jurnal ilmiah ini," kata Atase Pendidikan Kedutaan Besar republik Indonesia (KBRI) Beijing, China, Chaerun Anwar, sambutannya.
Pada acara seremoni jurnal yang di pimpin Asisten Profesor Departemen ilmu Sosial Terapan City Univercity, Bryan Wong Pak Nung, sebagai Editor-in-Chief itu, Vice President DirectornPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Felia Salim, didaulat sebagai keynote speaker (pembicara utama) dan mendapatkan kesempatan pertama menyampaikan pidato.
Disusul pembicara lain dari berbagai perguruan tinggi terkemuka. Yakni, Prof. N'Dri Assie-Lumumba (Cornell University, AS), Prof. Gerald Chan (University of Auckland, New Zealand), Dr. S.I Keethaponcalan (Salisbury University, AS), Prof. George Kieh Jr. (University of West Georgia, AS), dan Prof. Tukumbi Lumumba-Kasongo (Cornell University & Wells College, AS).
"Mereka ingin, siapa saja bisa mengakses jurnal ini secara gratis. Orang bisa mengunduh (download) artikel dari jurnal ini untuk penelitian dan mempublikasikan hasil riset di jurnal ini tanpa membayar," kata Chaerun.
Nama Bandung dipilih, karena Konferensi Asia-Afrika di Bandung berhasil menginspirasi kemerdekaan banyak negara di dunia. "Mereka menganggap, Konferensi Bandung sebagai simbol kemerdekaan dan kebebasan," ujarnya.
Sedangkan BNI digandeng, karena statusnya sebagai salah satu bank di kawasan yang potensial menjadi pemain global. Bank nasional itu dinilai memiliki masa depan dan performa sangat baik. "Itulah alasannya, BNI diminta menyampaikan keynote speech di acara peluncuran jurnal ini," ujar Chaerun.
Sumber: Apakabar plus.