![]() |
| BMI Koma |
Kepala Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan, Jumat (2/5/2014) menyatakan keluarga Buruh Migran Indonesia (BMI) Sihatul Alfiah binti Tukiman akan menerima pesangon sejumlah $NT 200.000 atau sekitar RP.77 juta dari majikan Huang Deng Jin. Selain itu, keluarga Sihatul juga akan menerima $NT 80.000 atau sekitar RP.31 juta dari agen. Sebaliknya suami Sihatul menyatakan tidak akan menuntut majikan Huang secara hukum atas dugaan penganiayaan terhadap istrinya.
Jumlah pesangon ini berbeda dengan yang dilaporkan Kompas.com, Rabu, (7/5/2014), yang menyatakan keluarga Sihatul menerima RP. 608 juta.
Situs BNP2TKI melaporkan, Sihatul akan segera dipulangkan pada Mei 2014 ini. Majikan Huang dalam surat pernayataannya menyebutkan, Sihatul pingsan dan akhirnya koma pada 21 September 2013 dan dibawa ke Rumah Sakit Qi Mei untuk dirawat inap. Kondisi Sihatul sempat kritis namun Oktober 2013, BMI ini dinyatakan telah stabil. Huang menyatakan akan bertanggung jawab membayar semua biaya perawatan dan ongkos pemulangan Sihatul nanti ke Indonesia. Selain itu, Huang juga bersedia memberikan pesangon $NT 200 ribu.
Kompas melaporkan, Sihatul diduga mengalami kelelahan bekerja karena harus mengurus hingga 300 ekor sapi. Selain itu, Sihatul juga diduga mengalami penganiayaan karena ada bekas pukulan benda tumpul di kepalanya. (SUARA)
